Perkembangan Klub Dan Liga Champions
Hoffenheim mempunyai musim yang sukses dalam kiprah mereka di Bundesliga, seksi paling atas Jerman, saat mereka sukses mencatat finish ke-7. Pemain paling baik club musim ini ialah Vedad Ibišević serta Demba Ba, yang semasing cetak 18 serta 14. [1] Di Bundesliga 2009-10, club alami musim yang kurang sukses, mencatat penuntasan di luar 10 besar, usai di posisi ke-11. [2] Club pada akhirnya usai dalam tempat ke-11 untuk dua musim selanjutnya beruntun. [3] [4] Di Bundesliga 2012–13, club hampir terdegradasi, sesudah mereka finish di rangking 16, yang bermakna mereka harus bermain di playoff kemunduran untuk bertahan hidup; club meneruskan untuk menaklukkan musuh mereka Kaiserslautern dengan score 5-2 dengan cara agregat, dengan talenta mereka Roberto Firmino cetak 2 gol di laga pertama.
Di Bundesliga 2013–14, club mempunyai statistik yang benar-benar aneh; jadi team pembuat gol paling baik ke-3 di liga, dan juga team protektif terjelek, cetak 72 gol serta kecolongan 70. [8] Pembuat gol paling baik club musim ini, penyuplai assist paling baik mereka, ialah Roberto Firmino, yang cetak 16 gol serta memberi 12 assist, dengan pemain yang memenangi penghargaan Pemain Terobosan Bundesliga Musim Ini. Di Bundesliga 2014–15, club hampir maju ke Liga Eropa, dengan cuma dua point yang memisahkan mereka dari Borussia Dortmund, yang ada di tempat ke-7, walau ada di tempat ke-8, Hoffenheim masih mempunyai beda gol −6 pada musim 2014–15. [12] Dalam Bundesliga 2015-16, club satu kali lagi hampir terdegradasi, dengan cuma satu point yang memisahkan mereka dari play-off kemunduran.
Pada musim 2016-17, pelatih baru Julian Nagelsmann menggantikan, [14] mulai mengambil beberapa pemain yang benar-benar relevan, termasuk juga Andrej Kramarić, Kerem Demirbay serta Sandro Wagner. [15] [16] [17] [18] Awalannya masuk musim, club ada pada keadaan yang susah, dengan empat hasil seimbang dalam empat laga pertama musim ini, [19] sebelum peningkatan bentuk naik club ke tempat ke-3 di liga di akhir Oktober. [20 ] Pada 4 April 2017, club menaklukkan Bayern Munich dengan score 1-0, salah satunya kemenangan penting dalam riwayat club. [21] Pada 21 April 2017, club mengkonfirmasikan jika mereka akan bermain sepak bola Eropa musim depan sesudah bermain seri 1-1 dengan Köln. [22] Mengejar finish ke-4 di Bundesliga 2016–17, Hoffenheim pastikan sepak bola Liga Champions untuk musim 2017–18. [23] Club pada akhirnya tertarik untuk bermain 6x juara Eropa Liverpool di set play-off. [24] [25] Club kehilangan dasi putaran pertama dengan score 1-2, sebelum hilangnya 4-2 di putaran kedua mengkonfirmasikan tersingkirnya Hoffenheim dari kompetisi, sebab club kehilangan agregat 3-6. [26] [27] Sebab eliminasi mereka dari set play-off, club tetap akan bermain sepak bola Eropa di set group Liga Europa, tetapi, club akan menanggung derita eliminasi dari kompetisi sebab mereka akan finish di bawah group mereka.
Pada musim Bundesliga 2017–18, Hoffenheim mempunyai musim yang sukses, usai di posisi ke-3, dengan cara automatis maju ke Liga Champions UEFA tahun kedepan.
Musim 2018-19 semakin menyedihkan buat Hoffenheim, sebab mereka usai di bawah group Liga Champions mereka dengan cuma 3x seri serta 3 kekalahan di dalam bermain menantang beberapa orang seperti Manchester City, Lyon serta Shakhtar Donetsk. Ini bermakna jika mereka gagal keluar dari set group pertandingan Eropa lagi. Di Bundesliga Hoffenheim tidak semakin lebih baik, mengakhiri tempat ke-9 yang menyedihkan, 6 di bawah rangking ketiga mereka semasa kampanye 2017-18 dengan 51 point. Ini cuma dua tempat serta 3 point dari putaran kwalifikasi Liga Eropa. Di DFB-Pokal Hoffenheim tersisih oleh RB Leipzig dalam kekalahan 2-0 dengan ke-2 gol dari Timo Werner. Pembuat gol paling banyak musim ialah Andre Kramarić, dengan pemain Kroasia itu cetak 22 gol dalam 37 performa. Rider Jerman Kerem Demirbay ialah playmaker teratas club dengan 11 assist semasa musim 2018-19. Pelatih kepala Julian Nagelsmann tinggalkan club untuk masuk dengan RB Leipzig di akhir musim. Alfred Schreuder, bekas asisten pelatih di bawah Huub Stevens serta Julian Nagelsmann dipilih untuk pelatih kepala baru.